Kecelakaan tragis pesawat Air India Express rute Dubai–Kozhikode mengguncang dunia pada suatu malam yang kelam. Namun di balik puing-puing dan jeritan ketakutan, beberapa penumpang justru mengalami keajaiban hidup. Mereka keluar dari pesawat dalam keadaan selamat—meski tubuh luka dan mental terguncang. Salah satu dari mereka, Rahul Menon, menceritakan detik-detik mencekam yang ia lalui dan bagaimana ia merasa hidupnya benar-benar diselamatkan oleh mukjizat.

Detik-Detik Sebelum Pesawat Jatuh
Rahul, seorang insinyur berusia 32 tahun yang kembali dari kontrak kerja di Dubai, duduk di dekat jendela. Saat pesawat mulai menuruni ketinggian, ia sudah merasa ada yang tak biasa. Pilot tampak mengulangi prosedur pendaratan dua kali. Pesawat sempat berputar kembali ke udara, lalu turun lagi dengan cepat.
“Saya pegang erat sabuk pengaman. Saya merasa ada guncangan aneh, lalu bunyi rem berdecit sangat keras,” kenangnya. Sesaat kemudian, tubuhnya terpental. Lampu di dalam kabin padam. Asap dan teriakan terdengar dari segala arah.
Meski kepanikan menyelimuti seluruh penumpang, Rahul mencoba tetap tenang. Ia mencari pegangan, lalu menyeret dirinya keluar dari sabuk pengaman yang hampir robek. “Saya dengar suara logam patah, lalu saya sadar pesawat pecah,” ucapnya dengan suara bergetar.
Bertahan di Tengah Kekacauan
Setelah menyadari pesawat terbelah dua, Rahul bergegas mencari jalan keluar. Ia melihat beberapa penumpang tergencet kursi dan sebagian bahkan tak sadarkan diri. Meskipun tubuhnya mengalami luka memar dan wajahnya berlumuran darah, ia tetap bergerak.
Dengan cepat, ia menginjak kursi, merangkak di atas bagasi kabin yang berserakan, lalu menemukan celah di bagian ekor pesawat yang sudah terbuka. Tanpa ragu, ia lompat keluar ke tanah yang masih basah oleh hujan.
“Saya lompat karena saya tahu waktu saya tidak banyak. Bisa saja meledak,” katanya. Hanya beberapa menit setelah ia keluar, api mulai muncul dari mesin kanan. Tim penyelamat pun tiba tak lama kemudian.
Keajaiban di Tengah Tragedi
Rahul tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia tahu banyak penumpang lain tidak seberuntung dirinya. Ia menyebut bahwa posisi duduk dan keputusan cepatnya menyelamatkan nyawa. Namun, ia juga meyakini bahwa sesuatu yang lebih besar telah menolongnya.
“Saya yakin Tuhan melindungi saya hari itu. Kalau saya duduk dua baris lebih depan, mungkin saya tidak akan ada di sini,” ujar Rahul.
Kesaksian ini sejalan dengan beberapa penumpang selamat lainnya. Mereka mengaku mendengar suara dari dalam diri mereka yang menyuruh segera bangkit dan keluar, bahkan ketika tubuh mereka hampir lumpuh oleh rasa takut.
Petugas dan Relawan Berjuang Tanpa Henti
Setelah kecelakaan terjadi, warga sekitar bandara langsung bergerak. Mereka datang dengan lampu senter, mengangkat tubuh korban, dan mengantar para penumpang ke rumah sakit terdekat. Di sisi lain, petugas bandara langsung mematikan aliran bahan bakar untuk mencegah ledakan susulan.
Tim penyelamat dari pemerintah negara bagian Kerala tiba tidak lama kemudian. Mereka membawa peralatan ekstraksi dan membentuk zona evakuasi di dekat reruntuhan. Meski malam semakin larut, hujan turun deras, dan tanah licin, para petugas tidak menyerah.
“Saya lihat orang-orang yang tak saya kenal menarik saya keluar lebih jauh dari pesawat. Mereka tidak pakai seragam, hanya warga biasa,” kata Rahul. Ia menambahkan bahwa tanpa bantuan warga lokal, jumlah korban jiwa mungkin jauh lebih banyak.
Suasana Emosional di Rumah Sakit
Di rumah sakit Kozhikode, suasana berubah jadi haru. Keluarga korban berdatangan, berharap menemukan sanak saudara mereka dalam kondisi selamat. Di salah satu sudut, Rahul duduk dengan perban membalut kepala dan lengannya.
Ia tidak hanya merasa bersyukur, tetapi juga merasa harus menceritakan kisahnya. “Saya harus bagi cerita ini. Mungkin orang lain bisa lebih menghargai hidup mereka setelah tahu betapa tipisnya batas antara hidup dan mati,” katanya sambil menatap langit-langit.
Sejumlah korban selamat lain juga berkumpul di ruang perawatan. Beberapa di antaranya menangis, beberapa lain terdiam. Namun satu hal yang sama: mereka merasa diberi kesempatan kedua dalam hidup.
Pemerintah dan Maskapai Bertindak Cepat
Setelah kejadian, pihak Air India Express langsung mengadakan konferensi pers. Mereka menyampaikan duka cita dan berjanji menyelidiki penyebab kecelakaan secara tuntas. Pemerintah India juga menurunkan tim khusus untuk menyelidiki kondisi landasan dan prosedur penerbangan saat itu.
Selain itu, mereka langsung memberikan santunan awal kepada keluarga korban. Mereka juga menjamin semua biaya pengobatan korban selamat akan ditanggung sepenuhnya.
Menteri Penerbangan Sipil India datang langsung ke lokasi kecelakaan. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan meninjau ulang semua protokol keselamatan, terutama di bandara dengan kondisi landasan menantang seperti Kozhikode.
Hidup yang Tak Lagi Sama
Meski Rahul merasa bahagia bisa selamat, hidupnya kini berubah. Ia mengalami trauma mendalam. Suara pesawat, gemuruh petir, bahkan pintu terbanting pun bisa membuatnya gemetar.
Namun, ia tidak ingin larut dalam ketakutan. “Saya ingin mulai lagi, meskipun sulit. Saya masih hidup, dan itu berarti saya masih punya misi yang belum selesai,” ungkapnya.
Ia kini berencana menulis buku tentang kejadian tersebut dan menyumbangkan hasilnya untuk keluarga korban yang kehilangan anggota tercinta.
Penutup: Di Antara Tragedi, Ada Cahaya Harapan
Tragedi Air India Express memang menyisakan luka mendalam. Namun, kisah penumpang seperti Rahul menunjukkan bahwa bahkan di tengah kehancuran, harapan tetap bisa menyala. Keajaiban, keputusan cepat, dan bantuan dari sesama membentuk jembatan antara kematian dan kehidupan.
Rahul dan para penyintas lainnya kini membawa pesan kuat kepada dunia: jangan pernah abaikan hidup, karena dalam satu detik, semuanya bisa berubah.
Baca Juga: Heboh Aksi Kepala Desa Cirebon ‘Tebar’ Uang di Klub Malam

Share your unique link and earn up to 40% commission! https://shorturl.fm/Rx7ud
Share our offers and watch your wallet grow—become an affiliate! https://shorturl.fm/NblsM
Boost your income effortlessly—join our affiliate network now! https://shorturl.fm/4MorG
https://shorturl.fm/AXHMG
https://shorturl.fm/bAm5Y
https://shorturl.fm/VbexL
https://shorturl.fm/czrwR
https://shorturl.fm/jHZm0
https://shorturl.fm/Xz7rr